Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

25 May 2021

sejarah-sekolah

Dunia pendidikan terdampak imbas sangat besar di masa pendemi ini, sekolah tatap muka langsung belum dibolehkan, karena kita harus turut memutus wabah mata rantai virus covid19 , jangan sampai terkena pada generasi penerus bangsa. Banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pendidikan di masa pandemi ini, antara lain

Peran Guru

Guru dituntut untuk berfikir kreatif dan inovatif dalam memberikan pembelajaran secara daring, sehingga anak anak tidak jenuh dalam menerima pembelajaran tersebut, bagaimana tingkat pemahaman anak atas materi materi yang telah diberikan secara daring, melalui dialog interaktif antara guru dan anak, menimbulkan tingkat pemahanan anak atas materi yang baik.

Peran Anak

Anak dituntut untuk selalu mengikuti daring dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dalam pembelajaran tersebut secara tuntas. Anak harus belajar secara virtual, di mana dialog interaktif antara guru dan anak tidak semudah kalau secara tatap muka. Tingkat pemahaman anak atas materi yang diberikan tentulah berbeda beda, banyak yang tingkat pemahaman kurang, karena ketidaksungguhan dalam proses pembelajaran. Ada dan tidak adanya orangtua tau lainnya yang melakukan pendampingan. Di samping itu fasilitas anak yang dimiliki dari berbeda beda seperti Jenis handphone, jenis laptop, provider yang digunakan dan jumlah kuota yang dimiliki.

Peran Orangtua

Orangtua di saat pembelajaran daring sangat diperlukan oleh anak, terutama pada anak-anak tingkat SD, orang tua dituntut untuk dapat menjelaskan apa yang dijelaskan oleh pengajar, dan dapat membantu mengerjakan tugas pekerjaan rumah anak-anak. Peran penting orangtua lainnya yang sangat penting memberikan fasilitas seperti handphone, laptop, internet, kuota dan bahan-bahan untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Hal ini memicu kesenjangan karena di saat pandemic ini banyak sekali pemutusan hubungan kerja di kalangan buruh, pemotongan gaji karena dampak pandemi dan berkurangnya penghasilan bagi pelaku UMKM. Jangankan untuk memberikan fasilitas pendidikan, untuk makan saja sulit. Dengan demikian, ketika anak tidak bisa mengikuti pembe;ajaran, sehingga menimbulkan keputusaasaan dan menimbulkan putus sekolah.

Peran Pemerintah.

Peran pemerintah sangat penting dalam memberikan kualitas pendidikan kepada anak bangsa, karena pendidikan adalah kunci dari kenberhasilan sumber daya manusia suatu Negara. Di tangan anak-anaklah ke depannya kita bisa menjadi maju.

Peran Pemerintah di sini, bagaimana dapat memberikan handphone ataupun laptop kepada anak-anak yang orangtuanya kurang mampu, memberikan kuota kepada anak-anak sekolah dan memberikan dana lebih untuk kebutuhan pokok sehari-hari atas keluarga yang kurang mampu akibat dirumahkan, pemutusan hubungan kerja, pelaku UMKM yang mengalami keterpurukan dan saat ini pun nelayan bersedih karena harga ikan menuun, sementara tangkapan ikan pun menurun.

Dalam memberikan dana tersebut, Pemerinah haruslah selektif, agar dana-dana tersebut dapat tepat sasaran dan efektif sampai kepada yang memang benar-benar memerlukan.

Di samping itu, Pemerintah berperan dalam memberikan pelatihan kepada tenaga pendidik yang ada serta merekrut tenaga tenaga pendidik yang berkualitas. Tidak kalah penting Pemerintah memberikan fasilitas media pembelajaran untuk tenaga pendidik, sehingga walau di masa pandemi tetap menghasilkan pendidikan yang berkualitas, tercipta generasi unggul penerus bangsa.

Dari artikel diatas kita bisa mengetahui bahwasannya terdapat banyak tantangan yang dihadapi oleh Guru, Anak, Orang Tua, serta Pemerintah. Dan hal tersebut membuat tidak efektifnya belajar daring.

Maka dari itu, kami hadir disini untuk mempermudah guru, siswa/i, orang tua dalam pemantauan kegiatan anaknya dalam belajar daring serta sekolah, dalam belajar daring, aplikasi tersebut adalah SmartSchool

Aplikasi SmartSchool kami sudah memuat banyak manfaat serta kegunaan yang bervariasi bagi seluruh jajaran sekolah, bukan hanya fitur guru dan siswa, tetapi juga fitur untuk sekolah pun kami miliki.

Selain itu di Smartschool ini, mampu mengintegrasikan seluruh Proses Pembelajaran Daring maupun Tatap Muka, Sekolah Tanpa Kertas. Mengintegrasikan Manajemen Perpustakaan dan Materi Pembelajaran dengan sistim Pengawasan kegiatan belajar/Tugas siswa yang effektif serta terdata, dengan Google Meet dan CCTV yang lebih effektif daripada Tatap Muka. Sistim Ujian Berbasis Komputer yang dilengkapi Kecerdasan Buatan untuk mengeffektifkan pendataan kemandirian siswa/pengawasan ditambah sistim Manajemen Nilai sampai fitur Pelaporan yang memudahkan Guru, Manajemen Sekolah, Orang Tua Murid dan Murid memantau data2 Belajar, Ujian serta Kegiatan terkait lainnya.

Hubungi contact person SmarteSchool untuk informasi lebih lanjut!

Sumber: www.djkn.kemenkeu.go.id


Lihat Berita Lainnya